UN World Global Village Pengin Jadikan Kutai Kartanegara Pusat Teknologi dan Properti Dunia

0
234

Pertama.id-Kawasan pesisir pantai Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur bakal menjadi lokasi proyek Smart City. Tanda-tanda ke arah sana sudah dimulai dengan turunnya tim survei dari UN World Global Village Limited akhir pekan kemarin.

Survei dilakukan terkait pemilihan lokasi proyek kota cerdas berteknologi tinggi melalui pendekatan aspek lingkungan. Dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (18/7), CEO UN World Global Village Limited, Lu Jinping mengatakan, salah satu fokus program organisasinya adalah untuk memperbaiki dan melindungi bumi. Misalnya bagaimana menjaga ekosistem tanah, air, hingga atmofer.

Lu Jinping memaparkan, dipilihnya Kabupaten Kutai Kartanegara lantaran kawasan ini memiliki posisi yang strategis. Pertama memiliki luas lebih dari 300 kilometer persegi, serta terletak 15 kilometer dari garis pantai. “Mengapa harus dekat pantai, karena salah satu program dan misi kami adalah ikut membantu melindungi ekosistem asli,” katanya.

Selain itu, jika proyeknya terealisasi, pihaknya akan menggarap sejumlah program berbasis lingkungan. Yakni pengerjaan proyek penghijauan (greening), rendah karbon, ramah lingkungan, pengembangan yang berkelanjutan, berteknologi tinggi dan bernilai tambah tinggi.

“Kami harap nantinya bisa menghasilkan produktivitas yang tinggi. Jadi tujuan investasi dengan proyek yang menguntungkan, proyek kota cerdas (smart city),” tambah dia.

Dalam kunjungan tersebut, Lu Jinping bertemu utusan dari Bupati Kutai Kartanegara Edy Damansyah, serta dua staf Pemkab Kabupaten setempat, Rinda Desianti dan Wahyu. Ketiganya juga turut mendampingi Tim Lu Jinping ke pesisir pantai Kabupaten Kutai Kartanegara Kecamatan Marang Kayu untuk melakukan survei pemilihan lokasi.

Lu Jinping memaparkan, setelah proyek kota cerdas (smart city) yang berteknologi tinggi dari UN World Global Village ini mendarat, UN World Global Village akan menyediakan berbagai infrastruktur, fasilitas transportasi dan fasilitas umum lainnya.

“Untuk proyek pembangunan infrastruktur Provinsi Kalimantan Timur Indonesia, UN World Global Village bersedia melalui negosiasi dengan pemerintah, berdasarkan premis dari kedua belah pihak untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada pemerintah,” beber dia.

Dia berharap kehadiran UN World Global Village bisa mendorong kemakmuran ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia. Khususnya di Kutai Kartanegara. “Kami memiliki mimpi menjadikan Kutai Kartanegara menjadi pusat teknologi tinggi dunia dan pusat properti dunia yang berteknologi tinggi terbaru,” pungkasnya. (*/adk/jpnn)

LEAVE A REPLY