Tentang Sosok Bahtiar, Kapuspen Baru Kemendagri

0
220

Pertama.id-Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar, dilantik menjadi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Kamis (7/6). Pilihan Mendagri Tjahjo Kumolo menunjuk birokrat bergelar doktor itu tampaknya pas. Mengapa?

Pertama, Bahtiar yang merupakan pria asal Bone, Sulsel, itu sudah dekat dengan kalangan jurnalis sejak menjabat Kasubdit Ormas Ditjen Polpum Kemendagri. Selain pimpinan ormas dan pejabat Badan Kesbangpol dari daerah, yang kerap diajak ngobrol di ruang kerjanya adalah wartawan.

Kedekatan dengan jurnalis berlanjut ketika Bahtiar naik jabatan sebagai Direktur Perundang-undangan Ditjen Polpum. Dia juga sangat paham terhadap peran media massa. Mengenai hal ini, ada cerita bagaimana alumni APDN (Akademi Pemerintahan Dalam Negeri, sekarang IPDN) itu berupaya mendekatkan pimpinannya pada wartawan.

“Bang, besok datang ya, ketemu Pak Dirjen,” begitu bunyi pesan singkat dari Bahtiar, masuk ke ponsel wartawan JPNN, tiga tahun silam. Yang dimaksud adalah Dirjen Polpum Soedarmo, mantan pejabat BIN (Badan Intelijen Negara) berpangkat mayjen yang dilantik menduduki jabatan eselon I di kemendagri itu, 1 Juli 2015.

Esoknya, 29 September 2015, saya langsung ke gedung kemendagri. Yang pertama kujumpai ya Bang Bahtiar.

Sepertinya, Bahtiar sudah paham tentang apa yang ada di benak wartawan. Sebelum ditanya, dia sudah menjelaskan mengenai sosok bosnya yang baru itu. “Pak Jenderal itu memang tidak gampang bicara dengan wartawan. Maklumlah, beliau sudah lama di BIN,” ujar Bang Bahtiar membuka percakapan.

“Tapi saya sudah sampaikan ke beliau, sekarang saatnya Bapak harus bertemu wartawan. Publik perlu tahu apa yang sudah dan akan dikerjakan ditjen Polpum,” imbuh pria yang aktif dalam proses perumusan UU Ormas itu. Saat itu. Tiga tahun yang lalu.

Rupanya, Bang Bahtiar merancang pertemuan sejumlah wartawan dengan Mayjen Soedarmo. Hari itu, pertama kali Mayjen Soedarmo yang sudah menduduki jabatan sipil bertemu dengan sejumlah wartawan.

Catatan hampir tiga tahun silam itu hanyalah sekelumit gambaran bahwa Bahtiar sosok yang tepat mengisi kursi Kapuspen.

Alasan kedua, dalam jabatannya sebagai Direktur Politik Dalam Negeri, Bahtiar terlibat aktif merumuskan berbagai regulasi yang terkait pilkada dan pemilu 2019. Pokoknya apa saja yang terkait hajatan demokrasi lima tahunan.

Ini bisa menjadi modal penting Bahtiar menjalankan perannya sebagai jubir di tahun politik 2018 dan 2019. “Saya akan bekerja seoptimal mungkin,” kata Bahtiar kepada wartawan usai pelantikan dirinya.

Sosok Bahtiar akan melengkapi style Mendagri Tjahjo Kumolo yang juga tak berjarak dengan kalangan wartawan. Tidak pelit memberikan komentar, cepat merespons isu-isu politik yang bergelombang silih berganti.

Dengan adanya Bang Bahtiar, semoga beban Pak Tjahjo dalam menghadapi gempuran isu-isu panas di tahun politik menjadi semakin ringan. (sam/jpnn)

 

LEAVE A REPLY