Presiden Minta Perguruan Tinggi Jadi Inkubator Wirausahawan

0
71

Pertama.id-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta perguruan tinggi di Indonesia ikut berperan dalam mengembangkan dan melahirkan para wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan kerja.

Harapan itu disampaikannya saat memberikan orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-66 Universitas Sumatera Utara (USU) di Auditorium Kampus USU pada Senin (8/10).

Dalam orasinya itu, Jokowi memberi gambaran bahwa Indonesia memerlukan lebih banyak wirausahawan untuk dapat bersaing dengan negara lainnya. Namun, semangat kewirausahaan bangsa saat ini masih terbilang rendah.

“Dalam Global Entrepreneurship Index tahun 2017, peringkat kewirausahaan kita masih ranking 90 dari 137 negara. Di tingkat Asia Pasifik, peringkat kita ke-16 dari 24 negara.

“Jumlah inovasi dan paten kita juga masih rendah, yaitu peringkat 87 dari 137 negara. Artinya masih banyak pekerjaan besar yang harus kita selesaikan,” kata Jokowi.

Menurutnya, banyak cara yang dapat dilakukan pimpinan universitas untuk mengembangkan semangat kewirausahaan di lembaga masing-masing.

Salah satunya dengan membangun ekosistem bagi para wirausahawan pemula dan mengembangkan sejumlah skema pembiayaan alternatif bagi mereka.

Meski demikian, dirinya mengingatkan bahwa semangat kewirausahaan ini tidak selalu berbicara soal keuntungan dan bisnis.

Banyak masalah-masalah sosial yang juga harus dipecahkan oleh para wirausaha ini. Kewirausahaan menurutnya tidak selalu harus menghasilkan profit bagi perusahaan, tapi juga melahirkan benefit bagi masyarakat luas.

“Berusaha menjadi sociopreneur yang memecahkan masalah sosial melalui cara-cara kewirausahaan. Sungguh saya berharap agar pendidikan tinggi mampu meningkatkan perannya dalam pengembangan ekosistem untuk mencetak para sociopreneur,” sebut Presiden yang juga mantan pengusaha mebel.

Jokowi juga menyampaikan bahwa lembaga pendidikan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus mendukung segala kreasi baru yang mampu memberikan solusi bagi permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

Dia berharap agar universitas mampu menjadi inkubator awal bagi lahirnya banyak wirausahawan muda di Indonesia.

“Saya yakin cara-cara baru harus dikembangkan. Kreasi-kreasi baru harus difasilitasi. Para sociopreneur yang memecahkan masalah di masyarakat harus kita dukung,” tegasnya.

Dalam paparannya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan bahwa lembaga pendidikan tinggi tak hanya bertanggung jawab untuk mencetak lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Namun juga bertanggung jawab untuk melahirkan lulusan yang mencintai bangsa dan negara Indonesia.

“Perguruan tinggi juga harus membuat alumninya mencintai Indonesia yang melahirkan para pembela Pancasila, yang menancapkan jiwa kerakyatan, serta yang menanamkan integritas dan profesionalisme untuk membangun keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, dan Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu.(fat/jpnn)

LEAVE A REPLY