Polisi Gagalkan Peredaran Uang Palsu di Bogor Senilai Rp 15.200.000

0
39

Pertama.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor bersama bea cukai berhasil menangkap empat tersangka kasus peredaran uang palsu.

Keempatnya bernama Mamat, Saefullah, Kurniawan, Susanto. Wakapolresta Bogor Kota, AKBP ferdy Irawan mengatakan, pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang menduga adanya peredaran uang palsu di wilayahnya.

Kemudian, polisi bergegas melakukan penyelidikan atas laporan tersebut.

“Masyarakat melaporkan kejadian tersebut secara tertulis ke polsek Bogor Timur, dengan melampirkan uang pecahan 100 ribu yang diduga palsu,” ucapnya, Selasa (15/11).

Kemudian, polisi pun memancing para pelaku dengan berpura-pura menjadi pembeli uang palsu. Pelaku pun terkecoh dan berhasil diringkus dengan barang bukti uang palsu.

“Jadi anggota melakukan janjian dengan tujuan untuk membeli mata uang rupiah yang diduga palsu dengan perbandibgan 1:2. Dan berhasil diamankan sejumlah uang palsu dengan total Rp 15.200.000 pecahan 100 ribu,” terangnya.

Dari pengungkapan peredaran uang palsu tersebut, didapat dari tempat kejadian pertama yaitu di wilayah Ciampea Kabupaten Bogor.

“Dari lokasi tersebut, kami mengamankan beberapa alat cetak dan bukti materai yang diduga palsu,” ujarnya.

Selanjutnya, pihak kepolisian juga melakukan pengembangan dan menemukan tempat kejadian perkara yang kedua.

Dari tempat kejadian perkara yang kedua, anggota berhasil mengamankan beberapa barang bukti seperti uang rupiah maupun materai yang diduga palsu.

“Terhadap para tersangka kami kenakan pasal 245 KUHP junto pasal 36 dan pasal 37 UU NO.7 2011 tentang mata uang dengan ancaman penjara 15 tahun penjara dan denda 50 miliar,” pungkasnya.

Sumber : JPNN

LEAVE A REPLY