Megawati: Kenapa Rakyat Ditakut-takuti Jangan Pilih Jokowi?

0
42

Megawati: Kenapa Rakyat Ditakut-takuti Jangan Pilih Jokowi? - JPNN.COM

Pertama.id, BANYUMAS – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan bahwa sejak pemilu pertama tahun 1955 keadaan Indonesia aman dan damai. Bahkan Rakyatnya senang saat datang ke Tempat Pemilihan Suara (TPS).

“Kenapa sekarang orang ditakut-takuti jangan pilih Jokowi. Memangnya kenapa ya Pak Jokowi, katanya demokrasi, demokarasi apa?” kata Megawati Soekarnoputri saat memberikan amanat kepada sekitar 5.000 kader dan simpatisan PDI Perjuangan dalam acara ‘Jambore Kader Komunitas Juang se- Jawa Tengah’ di Gor Satria Purwokerto, Banyumas, Minggu (10/2).

Menurut dia, penyebaran hoaks menjadi penyebab keadaan bangsa Indonesia menjadi seperti saat ini. Ujaran kebencian terus disebar untuk menjatuhkan Jokowi yang telah bekerja dan berupaya membangun Indonesia.

“Aneh sekali sekarang ini. Kenapa hanya mencari seorang Presiden rakyat ini ditebarkan kebencian hoaks segala, hanya untuk memenangkan yang menyebarkan hoaks,” ujarnya.

“Pertanyaan sebaliknya saya, kalau kalian dibegitukan kayak apa ya rasanya, tidak ada sopan santun lagi, tidak ada saling bergotong royong. Padahal Pancasila sama dengan gotong royong, dan Pancasila bukan dibuat oleh bung Karno, tapi digali dari kultur Indonesia.  Wez kalah ya kalah wae tho yo,” sambung Megawati.

Dia pun meminta agar penyebar hoaks kebencian segera sadar dan bertanggung jawab dengan apa yang telah dilakukan selama ini.

“Hai anak muda yang menyebar kebencian, kalau benar kamu bertanggung jawab dan kesatria datang ke sini, ngomong nanti ibu jawab. Jangan main medsos menyembunyikan diri kamu,” tukasnya.

Megawati juga mengancam kader yang jadi penyebar hoaks agar segera keluar dari PDI Perjuangan. Dia menegaskan bahwa PDIP tidak membutuhkan kader penyebar kebencian yang dapat memecah belah bangsa Indonesia.

“Sekarang (banyak) anak muda pintar bermain cyber, banyak yang pintar tapi tidak punya sopan santun dan etika. Di sini jangan ada yang seperti itu. Kalau disini ada, segera keluar, tidak ada (penyebar hoaks) di PDI Perjuangan. Harus bertanggung jawab, berani kamu menyebarkan kebencian, sini!” tegasnya.(jpnn)

Sumber : JPNN

LEAVE A REPLY