Kiai Ma’ruf Amin Ziarah ke Makam Arsyad Al-Banjari

0
27

Pertama.id-Calon Wakil Presiden nomor urut satu KH Ma’ruf Amin berziarah ke sejumlah makam ulama di Kalimantan Selatan, Jumat (25/1). Agenda ini merupakan rangkaian Safari Silaturahmi Ma’ruf di Banten, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Mengawali agenda perjalanan di Kalimantan Selatan, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu berziarah ke makam Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari di Astambul, Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (25/1).

Didampingi oleh istri Wury Estu Handayani, dan anak perempuan Siti Mamduhah, Ma’ruf berziarah sekitar pukul 10.10 WIB. Lalu membacakan doa di depan makam Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari selama 30 menit.

Ma’ruf juga menyempatkan diri berziarah ke makam Tuan Guru Zainal Ilmi al-Banjari yang merupakan keturunan dari Tuan Guru Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari. Ayah Zainal Ilmi yang bernama H Abdus Shamad bin H. Muhammad Said Wali, merupakan keturunan keempat Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Ma’ruf menjelaska , semasa hidupnya Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari Arsyad dikenal sebagai ulama Islam bermazhab Syafi’i yang mengarang kitab-kitab fikih seperti Sabilal Muhtadin yang kemudian dijadikan kitab rujukan umat Islam di Asia Tenggara.

“Orang yang memberi nasihat kepada kerajaan waktu itu dan seorang ahli fikih yang terkemuka. Tamatan dari Mekkah memang disekolahkan di sana, disuruh mengaji ke Mekkah pulangnya jadi penasihat di kerajaan,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf melanjutkan, Zainal Ilmi merupakan murid dari Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari.

Mengenai ziarah ini, kata ketua umum Majelis Ulama Indonesia ini, merupakan bagian mencari berkah dari para ulama-ulama yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sekaligus mengenang perjuangan ulama saat mengabdi bagi negara

“Mereka adalah perintis-perintis, ulama-ulama nusantara yang sangat berjasa bagi republik ini,” ucap Ma’ruf.

Usai berziarah, mantan Rais Aam PBNU ini langsung melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Al-Karomah di Jalan Ahmad Yani, Pesayangan, Martapura, Cindai Alus, Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan.(tan/jpnn)

LEAVE A REPLY