Ketua MPR Minta Generasi Muda Harus Berkarakter

0
18

Pertama.id-Indonesia adalah bangsa yang sangat besar. Bangsa ini didirikan oleh tokoh-tokoh yang sangat hebat. Mereka memiliki intelektualitas dan karakter yang sangat kuat. Mereka juga konsisten memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Saat ini, negara Indonesia telah terbentuk. Rakyat Indonesia tinggal menikmati alam kemerdekaan. Namun, perjuangan tak cukup sampai di sini. Perjuangan dalam mengisi kemerdekaan Indonesia dan menjadikan Indonesia mercusuar dunia adalah perjuangan rakyat sekarang ini terutama para generasi muda bangsa.

Untuk itulah diperlukan generasi muda seperti karakter para tokoh pendiri bangsa dahulu yang kuat, berkarakter, bermental baja, memiliki intelektualitas tinggi serta tidak cengeng.

Hal tersebut dikatakan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) di hadapan ratusan siswa dan siswi SMA Kebangsaan Kalianda dalam acara Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (PDK) Angkatan ke-VI SMA Kebangsaan TA 2018-2019, di lapangan SMA Kebangsaan, Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (14/9/2018).

“Saya tekankan sekali lagi bangsa ini, tentu saja melalui pendidikan yang baik membutuhkan generasi muda yang tidak hanya berkualitas dalam ilmu pengetahuan tapi juga berkarakter dan berwawasan kebangsaan yang kuat. Sehingga diharapkan akan menjadi teladan di lingkungannya dan ke depannya akan menjadi penerus kepemimpinan bangsa yang tangguh,” katanya.

Untuk mencapai semua itu, lanjut Zulhasan, siswa generasi muda bangsa mesti terus menerus meningkatkan kualitas diri dengan rajin dan serius belajar juga banyak membaca kisah-kisah sosok teladan sehingga bisa menjadi inspirasi dan memotivasi diri.

“Satu lagi, generasi muda jangan kebanyakan mengeluh. Orang yang banyak mengeluh adalah orang yang gagal. Jadilah manusia yang kuat, tahan banting, jujur, amanah,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhasan memberikan apresiasi kepada pengelola serta para pendidik SMA Kebangsaan dengan sistem pendidikan yang sangat baik selain menguatkan kualitas ilmu pengetahuan siswa dan siswi, juga menguatkan kedisiplinan serta kepemimpinan.

“Dengan sistem pendidikan yang seperti itu, saya yakin Indonesia ke depan akan mampu menciptakan manusia-manusia unggul sehingga muncul sumber daya manusia Indonesia yang memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.(adv/jpnn)

LEAVE A REPLY