Jelang Lebaran 1442 H, PLN Optimis Pasokan Listrik di Pekalongan Aman

0
144

Pertama.id – Menjelang perayaan Idul Fitri 1442 H, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pekalongan optimis terhadap ketersediaan pasokan listrik.

Manager PLN UP3 Pekalongan, Joko Hadi Widayat mengatakan total daya mampu di wilayah Pekalongan sebesar 600 Mega Watt (MW), dimana beban puncak sebesar 186 MW. Artinya terdapat cadangan daya sebesar 414 MW. Kebutuhan listrik pada saat Lebaran 2021 akan mengalami peningkatan hingga 10% dari hari biasa.

“Kami pastikan tidak ada pemadaman terencana, kecuali jika terjadi gangguan alam atau bencana. Sesuai standar operasional prosedur (SOP) tidak ada pemadaman yang terencana dan listrik akan menyala selama 24 jam,” terangnya pada Kamis, (29/4).

Pihaknya juga akan menyiagakan petugas Pelayanan Teknik sejumlah 226 personil yang akan disupport dengan 13 unit mobil dan 8 unit motor yang tersebar di 4 Unit Layanan dan 15 Service Point di wilayah Kota Pekalongan, Kab. Pekalongan, dan Kab. Batang.

Selain itu juga disiagakan 8 personel pekerjaan dalam keadaan bertegangan (PDKB), 48 petugas preventif dan korektif dengan 6 unit crane yang siap siaga selama 24 jam.

“Upaya ini kami lakukan untuk menjaga kekhusyukan ibadah saudara-saudara kita saat Ramadhan serta perayaan Idul Fitri 1442 H,” ungkap Joko.

Upaya preventif untuk menekan potensi gangguan listrik juga telah dilakukan oleh seluruh unit-unit layanan jauh sebelum Ramadan. Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan pemeliharaan dan perawatan asset kelistrikan, melaksanakan perabasan pohon, serta melaksanakan gelar pasukan dan peralatan untuk memastikan kesiapan petugas dalam mengamankan keandalan pasokan listrik.

Joko menambahkan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi virus corona, PLN memperpanjang stimulus berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus periode April-Juni 2021, besarannya akan diberikan separuh dari periode sebelumnya.

Terdapat tiga poin yang diputuskan yaitu, pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere(VA), bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Kedua, pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala. Ketiga, pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

“Kami mendukung arahan Presiden untuk memperluas program perlindungan rakyat yang terdampak pandemi COVID-19 dan mengupayakan pemulihan ekonomi, terutama pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah,” katanya.

Joko menyampaikan saat ini PLN UP3 Pekalongan memenuhi kebutuhan listrik 553.001 pelanggan, dimana 277.402 pelanggan dilayani dengan tarif subsidi. Untuk memberikan layanan kepada pelanggan terkait stimulus, PLN membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore.

“Kami tentunya sangat berharap dengan aplikasi New PLN Mobile ini, pelanggan dapat dimudahkan untuk melakukan pengaduan hingga melakukan pembayaran tagihan listrik” ujar Joko.

Sumber : Jateng Pos

LEAVE A REPLY