Indonesia Murojaah Akan Menggelar Aksi Tobat Nasional

0
79

Pertama.id-Di tengah suasana politik yang memanas, Indonesia Murojaah akan menggelar aksi Tobat Nasional pada Minggu (18/11). Kegiatan ini cukup menarik yakni melantunkan hafalan Alquran per jus dari Aceh hingga Papua.

Pendiri Indonesia Murojaah, KH Deden Muhammad Makhyaruddin mengatakan aksi Tobat Nasional yang diinisiasi Indonesia Murojaah ini berlangsung pada Minggu tepat pukul 16:30 – 17:30 WIB. Aksi ini melibatkan sedikitnya 30 ribu penghapal Alquran (hafidz) di 34 provinsi. Mereka akan melantunkan hafalan Alquran masing-masing 1 juz per provinsi.

“Masing-masing provinsi membaca satu juz dengan formasi mengurut dari Aceh sampai Papua. Yakni Aceh membaca juz 1, Sumatera Utara membaca juz 2, dan seterusnya. Jakarta sendiri yaitu yang berpusat di Masjid Istiqlal, kebagian membaca juz 11, Jawa Barat juz 12, dan Banten juz 13,” kata KH Deden dalam rilis kepada media, Jumat (16/11/2018).

Menurut Kiai Deden, Aksi Tobat Nasional ini bisa dilakukan semua orang. Bagi yang belum hapal bisa membaca Alquran sesuai juz provinsinya. Khusus di DKI Jakarta, kegiatan ini dipusatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Silakan bergabung ke Istiqlal atau ke tempat-tempat penyelenggaraan di setiap provinsi. Seperti lembaga-lembaga tahfizh, pesantren-pesantren, majlis-majlis, masjid-masjid, dan tempat-tempat pengajian lainnya,” papar Kiai Deden.

Dapat pula membaca sendiri-sendiri di tempat masing-masing, di mana saja berada. Bagi yang belum bisa membaca Alquran bisa datang ke tempat Murojaah terdekat untuk mendengarkan.

“Agar bangsa ini larut bersama Kitab Allah dan melupakan ramainya berita-berita tentang negeri ini yang panas. Karena kita tidak tahu siapa dari doa kita yang paling diijbah Allah,” ungkapnya.

Sementara itu, Pembina Indonesia Murojaah Deni Daruri mengatakan pada tanggal 18 Nopember 2018 akan menjadi saksi pertobatan negeri ini agar keluar dari segala bencana yang melanda, menuju negeri subur dan makmur yang mendapat ampunan Allah (Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafuur).

“Rasulullah SAW bersabda kepada sayidina Ali bin Abu Thalib: Ingatlah. Benar-benar akan terjadi bencana. Ali bin Abu Thalib berkata: Apa jalan keluarnya? Beliau menjawab: Kitab Allah (Alquran),” papar Deni.

Deni mengatakan, Indonesia memiliki banyak penjaga Alquran. Sekurang-kurangnya tersebar 30 ribu hafizh dari Aceh hingga Papua. Tentu akan ada perubahan yang besar jika mereka dalam waktu yang bersamaan memimpin taubat bangsa ini dengan murojaah Alquran.

“Indonesia akan keluar dari bencana alam, bencana sosial, bencana akhlak dan bencana-bencana lain yang kerap dan terus mengancamnya,” kata ekonom Center of Banking Crisis (CBC) ini.

Pada miladnya kedua, lanjut Deni, Indonesia Murojaah sebagai organisasi yang mewadahi aspirasi para hafizh Alquran seluruh Indonesia mengajak bangsa ini untuk bertobat secara Nasional dengan murojaah Alquran serentak di 34 provinsi dari jam 16:30 sampai 17:30 yang berpusat di masjid Istiqlal, Jakarta.(jpnn)

LEAVE A REPLY