Hukum Berat Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru

0
42

Pertama.id-Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) mengutuk keras aksi biadab yang terjadi di Masjid Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).

Organisasi Muhammadiyah ini juga menyampaikan duka mendalam seraya mendoakan para syuhada korban penembakan.

“Semoga Allah SWT memaafkan semua khilaf dan dosanya, muliakanlah tempat tinggalnya, memasukkan mereka ke dalam surga,” kata Sekjen Kornas FOKAL IMM Azrul Tanjung, Sabtu (16/3),.

Dia menambahkan, apapun motif pelaku kebiadaban ini, harus tetap dihukum seberat-beratnya. Karena pelaku tidak sekadar melanggar hukum positif dalam bentuk menghilangkan nyawa seorang atau lebih. Melainkan penghinaan terhadap kemanusiaan karena dengan sengaja merencanakan perbuatan keji secara brutal terhadap sesama makhluk Tuhan tak berdosa yang sedang melaksanakan hak-hak dasarnya dalam beribadah di luar situasi perang.

Azrul yang sehari-harinya dosen Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) ini meminta masyarakat internasional mengutuk keras penoda kemanusiaan ini. Juga memohon kepada Mahkamah Internasional untuk mengusut dan menjadikan yang bersangkutan sebagai pelaku kejahatan internasional.

Dia mengatakan pentingnya melibatkan masyarakat dunia dan lembaga internasional dalam persoalan ini. Hal itu sebagai upaya untuk menghentikan setiap teror kemanusiaan dan prilaku apapun bentuknya yang berdampak terhadap kedamaian, kenyamanan antar bangsa.

“Apalagi selamai ini Selandia Baru dikenal masayarakat dunia sebagai daerah yang aman, damai dan menjadi negara tujuan dari seluruh penjuru dunia,” pungkasnya.(esy/jpnn)

LEAVE A REPLY