Honorer K2 Jalur Khusus tapi kok Usia Dibatasi? Aneh

0
94

Pertama.id-Pemerintah dinilai tidak adil lantaran hanya memberikan kuota sedikit pada honorer K2 (kategori dua) pada seleksi CPNS 2018.

Dari total jumlah tenaga honorer K2 sebanyak 438.590 orang, hanya 13.347 orang yang bisa mendaftar. Ketentuan usia maksimal 35 tahun menjadi ganjalan utama.

Seperti diketahui tahun ini pemerintah membuat lowongan CPNS sebanyak 238.015 kursi. Dari jumlah itu 51.271 kursi untuk instansi pusat dan 186.744 kursi untuk instansi daerah.

Pemerintah membuka pendaftaran untuk pelamar umum dan khusus. Nah salah satu kelompok pelamar khusus itu adalah bagi tenaga honorer K2 berprofesi guru dan tenaga kesehatan.

Ketua Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih menyampaikan keberatan atas kebijakan yang diambil pemerintah. Dia mengatakan tenaga honorer masuk dalam jalur pendaftaran khusus.

Sehingga sudah sewajarnya ada ketentuan-ketentuan khusus pula. ’’Misalnya tidak diberlakukan pembatasan usia maksimal 35 tahun,’’ kata Titi.(wan/rin/lyn/agm)

Data Honorer K2:

Jumlah: 438.590 orang

Guru 157.210 orang (35,84 persen)

Dosen 86 orang (0,02 persen)

Tenaga kesehatan 6.091 orang (1,38 persen)

Penyuluh 5.803 orang (1,33 persen)

Administrasi 269.400 orang (61,43 persen)

Dari jumlah tersebut, hanya 13.347 yang memenuhi kriteria untuk mendaftar CPNS 2018.

Salah satu kriterianya, usia masih kurang dari 35 tahun.

Perinciannya, 12.883 guru dan 464 tenaga kesehatan.

Sisa honorer sebanyak 425.243 di antaranya bakal disalurkan ke pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) melalui tes.

Sumber: Rapat kerja gabungan DPR dan pemerintah, 23 Juli 2018

LEAVE A REPLY