Ganjar Pranowo Terkesima Ada Sekolah Bertaraf Internasional di Kampung Halamannya

0
77

Pertama.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan sekolah bertaraf internasional bernama Al-Azhar International Islamic Boarding School di tempat kelahirannya, Tawangmangu.

Ganjar tak menyangka, di daerah yang dulunya hanya persawahan, ada sekolah luar biasa megah yang siap menampung siswa-siswi dari seluruh Indonesia bahkan dunia.

Saat datang, dia langsung disuguhi bangunan sekolah sekaligus pondok yang megah.

Bangunan empat lantai itu berdiri megah di pinggir jalan Solo-Tawangmangu. Baca Juga: Sudah 2 Tahun Ganjar Pranowo Merindukan Habib Syech, Akhirnya.

Saat Ganjar tiba, dia langsung disambut puluhan siswa-siswi sekolah itu. Mereka bukan hanya berasal dari Jawa Tengah, melainkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal itu disampaikan para pelajar itu saat Ganjar menyapa mereka.

“Kamu dari mana? Aceh, wah jauh sekali ya. Kalau kamu,” tanya Ganjar. “Palu pak, saya dari Sulawesi pak, Tangerang, Jakarta. Kalimantan,” jawab mereka satu per satu.

Ganjar kemudian diajak berkeliling ke sekolah tersebut. Sejumlah tempat dia kunjungi, seperti ruang kelas, kamar tidur dan tempat-tempat lainnya.

“Menarik ya, seingat saya waktu kecil dulu, di sini sawah gung lewang lewung (tidak ada apa-apanya). Hari ini ada sekolahan cukup bagus, sekolah internasional boarding school dari Al-Azhar. Dan ternyata siswanya dari seluruh Indonesia,” katanya.

Ganjar antusias mengetahui daerah tempatnya dulu tinggal semasa kecil ada potensi center of excellent.

Anak-anak dari berbagai daerah datang ke Tawangmangu untuk belajar, bahkan ada yang dari luar negeri.

“Ada dari Malaysia dan India juga mau datang ke sini. Menarik karena sekolahnya dikemas secara modern, gurunya muda-muda dan teknologi informasi dimasukkan dengan sangat bagus,” imbuhnya.

Dia berharap sekolah tersebut bisa mendidik anak-anak menjadi generasi yang berkarakter. Selain menguasai banyak hal termasuk ilmu pengetahuan, tapi juga menguasai agama.

“Jadi kelak di masyarakat bisa menjadi agen yang bisa memoderasi seluruh relasi-relasi antar anak bangsa bahkan dunia.

Saya lihat tadi anak-anak semangatnya luar biasa, tinggal kita mendampingi agar ini menjadi tempat untuk mencetak generasi-generasi yang hebat,” tegasnya

Sementara itu, CEO Al-Azhar International Islamic Boarding School Kartika Dewi mengatakan sekolah itu baru berdiri pada tahun ini.

Ada dua jenjang pendidikan di sekolah itu, yakni dua kelas pararel SMP dan dua kelas pararel SMA.

“Tahun depan kami akan buka kembali empat kelas. Saat ini sudah ada 70 siswa dari berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh sampai Papua. Bahkan tahun depan kami menerima beberapa murid dari luar negeri seperti Malaysia, India bahkan Brunai Darussalam,” ucapnya.

Sumber : JPNN

LEAVE A REPLY