Djoko Santoso Anggap Karangan Bunga PDIP Lambang Kematian

0
85

Pertama.id-PDI Perjuangan mengirimkan karangan bunga di acara peresmian Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Solo, Jateng, Jumat (11/1).

Menanggapi soal pemberian karangan bunga dari PDI Perjuangan itu, Ketua BPN Prabowo – Sandi, Djoko Santoso, menilai pemberian bunga dari kubu lawan sebagai lambang sebuah kematian.

“Tidak apa-apa, itu menunjukkan peradaban yang mereka pertontonkan, supaya kita mati, iya kan?” tegasnya.

Menurutnya, saat ini masyarakat sudah pintar dalam menentukan pilihannya. Sehingga, dirinya pun yakin bahwa Prabowo – Sandi akan memenangi Pilpres 2019 ini. “Kita lihat saja, rakyat sudah pintar kok, sudah ada media sosial, sudah ada hp,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Solo F.X. Hadi Rudyatmo menyampaikan bahwa karangan bunga tersebut sebagai bentuk saling menghargai dalam demokrasi.

Pendukung Prabowo-Sandi berfoto di depan karangan bunga dari PDI Perjuangan saat peresmian posko BPN di Solo, Jumat (11/1). Foto: Ari Purnomo/JawaPos.com

Rudy juga menyampaikan ucapan selamat pada pendirian posko BPN di Solo. “Selamat dengan berdirinya posko BPN di Solo,” ungkapnya.

Rudy pun akan menjalin hubungan baik dengan kubu lawan. Rudy juga mengajak agar untuk tetap menjaga kekondusifan Kota Solo. Meskipun dalam kontestasi Pilpres 2019 kedua kubu saling berlawanan.

“Mari kita wujudkan Kota Solo yang kondusif, tetap aman dan nyaman. Saling bisa menghargai dan saling menerima,” katanya.

Rudy juga menyampaikan, melalui kiriman bunga tersebut dirinya juga mengajak agar pesta demokrasi ini bisa disambut dengan gembira. Dan adanya kegiatan politik di Kota Solo tidak akan menghadirkan konflik yang dapat mengganggu kekondusifan Kota Solo. (ari purnomo/jpc)

LEAVE A REPLY