Berhasil Perbaiki Kondisi Perempuan, Perempuan Bravo 5 Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Amin

0
72

Berhasil Perbaiki Kondisi Perempuan, Perempuan Bravo 5 Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Amin

Pertama.id, Jakarta – Kelompok perempuan yang tergabung dalam Perempuan Bravo 5 mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Ballroom Hotel Atlet Century, Lantai 2, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta, Kamis (08/11).

Perempuan Bravo 5 mendukung Jokowi-Amin karena keberhasilan Jokowi dalam melakukan perbaikan kondisi perempuan Indonesia. Mereka menilai Jokowi-Amin bakal terus peduli dan memerhatikan keberadaan perempuan.

“Kami menilai Jokowi telah berhasil memperbaiki kondisi perempuan Indonesia, dan karena itu kami mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-Amin agar sekali lagi dan melanjutkan memimpin Indonesia pada 2019 sampai 2024,” ujar Ketua Perempuan Bravo 5 Kartini Sjahrir dalam acara tersebut.

Perempuan Bravo 5, kata Kartini, menemukan empat keberhasilan Jokowi dalam melakukan perbaikan kondisi perempuan Indonesia. Pertama, kata dia, perbaikan kesehatan dasar masyarakat, khususnya kesehatan reproduksi perempuan.

“Pergeseran paradigma orang miskin dilarang sakit menjadi semua orang mendapatkan akses kesehatan dibuktikan dengan tingginya pengguna Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau BPJS yang pada sampai bulan Mei 2018 mencapai 197.644.315 jiwa di mana 92.244.075 dibebaskan dari iuran, termasuk akses pada Jaminan persalinan Jampersal,” ungkap dia.

Selain itu, kata Kartini, Jokowi telah melakukan reformasi puskesmas, layanan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK), upgrading posyandu, dan ditunjang perbaikan infrastruktur jalan dan rumah sakit mendorong turunya angka kematian ibu dan anak secara konsisten.

Kedua, munurut dia, adanya perbaikan akses pendidikan dasar untuk semua. Kartu Indonesia Pintar (KIP) saat ini telah dinikmati oleh 27,9 juta siswa. Ini artinya pemerataan pendidikan mulai tercapai.

“KIP telah membantu menghindarkan anak-anak dari ancaman putus sekolah atau dikawinkan dalam usia muda. Hadirnya 10.210-unit Sekolah Ramah Anak di Nusantara menunjukkan komitmen negara pada perlindungan anak di dunia pendidikan,” tutur dia.

Keberhasilan ketiga, lanjutnya perbaikan pada ketimpangan ekonomi dan kemiskinan perempuan, termasuk kelompok disabilitas. Dia menyebutkan, Program Keluarga Harapan (penyandang disabilitas) sudah dirasakan 73.932 orang dan Program Asistensi Penyandang Disabilitas Berat sebanyak 71.448 orang.

“Tumbuhnya industri perempuan rumahan sebanyak 3.057 industri rumahan juga didorong karena kebijakan mempermudah izin usaha mikro yang tertuang dalam Perpres Nomor 98 Tahun 2014 dan Permenko Dalam Negeri Nomor 83 tahun 2014. Termasuk, kebijakan BBM satu harga dan pembangunan infrastruktur, sebuah wujud konkret keadilan sosial bagi rakyat Indonesia, perempuan sangat berkepentingan,” jelas dia.

Keberhasilan keempat, kata dia, adalah reformasi agraria mencapai 2.007.557,81 hektare untuk perhutanan sosial termasuk hutan tanaman rakyat, hutan adat, hutan kemasyarakatan, dan kemitraan hutan.

“Keberhasilan dalam reformasi agraria telah memberikan kontribusi signifikan pada pengembalian sumber-sumber kehidupan perempuan penjaga hutan,” pungkas dia.

Sumber: Suara Pembaruan

LEAVE A REPLY