Bambang Yakin Prabowo Bisa Antarkan Honorer K2 jadi PNS

0
98

Pertama.id-Politikus Partai Gerindra Bambang Riyanto mengaku prihatin dengan terpecah belahnya honorer K2. Ada yang ikut mendaftar calon PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), ada yang ogah.

Bahkan honorer K2 tenaga teknis lainnya merasa sakit hati karena merasa “ditinggalkan” rekan-rekannya yang memenuhi syarat mendaftar PPPK. Padahal forum honorer K2 dulunya sangat solid berjuang mendapatkan status PNS.

“Terpecah karena berbeda visi misi memang sangat disayangkan. Apalagi banyak yang memilih PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Lainnya menolak keras,” kata Bambang kepada JPNN, Rabu (27/2).

Menurut Bambang, ketika menjadi PPPK otomatis tidak adalagi istilah honorer K2. Dalam UU Aparatur Sipil Negara (ASN) hanya dikenal PNS dan PPPK.

Honorer K2 saat aksi unjuk rasa. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

Posisi PNS lebih kuat dibandingkan PPPK. Ketika kemampuan fiskal tidak mencukupi, pemerintah bisa memberhentikan PPPK karena hanya semacam pegawai kontrak. Sedangkan PNS tetap dipertahankan.

“Yang saya tahu semangat honorer K2 adalah menjadi PNS. Kalau sekarang banyak yang pilih PPPK mungkin takut akan disingkirkan (karena setelah rekrutmen PPPK tidak ada lagi istilah honorer K2, red),” ucapnya.

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini mengingatkan bahwa honorer K2 yang mendaftar PPPK tidak otomatis lolos. Pasalnya, hasil tes harus memenuhi passing grade.

Bambang pun mengingatkan honorer K2 akan visi misi perjuangannya. Di mana, sudah lima tahun berjuang untuk menuntut janji Presiden Joko Widodo menjadikan mereka PNS.

“Masa mau dibohongi dua kali. 2014 sampai teken perjanjian Ki Hadjar Dewantara, nyatanya bukan PNS yang diraih malah PPPK. Cobalah berpikir jernih. Saya yakin Pak Prabowo bisa mengantarkan honorer K2 menjadi PNS lewat percepatan revisi UU ASN,” tandasnya. (esy/jpnn)

 

LEAVE A REPLY