Aset Pupuk Indonesia Energi Tumbuh Lima Kali Lipat

0
72

Aset Pupuk Indonesia Energi (PI-Energi), anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) tumbuh hingga lima kali lipat. Pertumbuhan itu terjadi sejak PI-Energi pertama kali berdiri pada 18 Agustus 2014 hingga genap berusia lima tahun pada 18 Agustus 2019.

“Tak hanya aset, pendapatan dan keuntungan perusahaan juga mengalami peningkatan,” kata Direktur Utama (Dirut) PI-Energi, Tentaminarto Tri Februartono di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu, (18/8).

Pria yang akrab disapa Tenta itu menjelaskan saat didirikan pada 2014, aset anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpinnya berjumlah Rp298 miliar. Kemudian pada 2015 meningkat menjadi Rp321 miliar, 2016 melonjak signifikan sebesar Rp1,28 triliun, 2017 bertambah menjadi Rp1,63 triliun

“Terakhir di 2018, jumlah aset mencapai Rp1,87 triliun,” serunya.

Tak hanya aset, pendapatan perseroan juga terus bertumbuh. Tenta menjelaskan jika pada 2014 dan 2015, perseroan memang belum memiliki pendapatan sama sekali atau Rp0. Namun pada 2016, pendapatan langsung melejit menjadi Rp409 miliar.

Kemudian pada 2017 melesat menjadi Rp822 miliar dan terakhir pada 2018 tumbuh menjadi Rp840 miliar.

Keuntungan atau laba perseroan menurutnya juga terus mengalami pertumbuhan. Pada 2014, laba hanya sebesar Rp21 juta. Kemudian pada 2015 langsung melejit menjadi Rp7 miliar. Di 2016 tumbuh menjadi Rp35 miliar. Pada 2017 meningkat menjadi Rp37 miliar.

“Terakhir, di 2018, laba melonjak secara signifikan menjadi Rp72 miliar,” ujarnya.

Capaian-capaian tersebut, menurut Tenta bisa diraih oleh perseroan berkat dua aksi korporasi yang telah dilakukan yaitu akuisisi Kaltim Daya Mandiri (KDM), perusahaan pembangkit listrik yang terletak di kawasan industri Kaltim Industrial Estate (KIE) milik Pupuk Kalimantan Timur (PKT) pada akhir 2016.

Selain itu, PI-Energi juga berhasil membangun Gresik Gas Cogeneration Plat (GGCP) di Kawasan Industri Petrokimia Gresik di Jawa Timur. GGCP mulai beroperasi pada awal 2018 lalu.

Pada peringatan ulang tahun, Tenta berpesan supaya seluruh jajaran perseroan, mulai dari direksi, manajemen dan karyawan tidak boleh berpuas diri. Setelah melakukan lompatan besar (quantum leap) pada lima tahun pertama, di lima tahun kedua menurutnya harus kembali dilakukan lompatan besar untuk kedua kalinya.

“Karena itu dibutuhkan SDM yang unggul, sekaligus terbuka terhadap perubahan dan kemajuan,” tandas Tenta.(chi/jpnn)

sumber:JPNN

LEAVE A REPLY