2 Kali Pilpres Prabowo Tolak Hasil Rekapitulasi KPU, Seharusnya Malu pada Rakyat

0
31

2 Kali Pilpres Prabowo Tolak Hasil Rekapitulasi KPU, Seharusnya Malu pada Rakyat - JPNN.COM

Pertama.id, JAKARTA – Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – Ma’ruf Amin (TKN Jokowi – Ma’ruf) meminta Prabowo Subianto – Sandiaga Uno untuk menjaga citra diri di hadapan masyarakat.

Menurut Juru Bicara TKN Ace Hasan Syadzily, apa yang dilakukan Prabowo – Sandi yang tidak percaya penghitungan suara yang dilakukan KPU, telah mempermalukan diri mereka sendiri.

“Seharusnya Prabowo – Sandi malu kepada rakyat. Dalam sebuah survei dinyatakan bahwa 92,5 persen rakyat Indonesia menerima siapa pun yang terpilih presidennya. Rakyat sendiri memiliki kesadaran yang tinggi atas prinsip berdemokrasi ini. Justru elite – elitenya yang tidak siap berdemokrasi,” kata Ace saat dihubungi, Rabu (15/5).

Menurut Ace, Prabowo telah mengulangi sikapnya seperti Pilpres 2014. Saat itu, kata dia, Prabowo juga tidak menerima kemenangan Jokowi – Jusuf Kalla berdasarkan penghitungan KPU.

“Hal yang sama juga dilakukan dalam Pilpres 2019 ini di mana Prabowo juga menolak hasil rekapitulasi suara yang nanti akan resmi diumumkan KPU pada 22 Mei 2019,” kata Ace.

Politikus Golkar ini menilai, hal itu merupakan pembelajaran yang buruk dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Dalam demokrasi itu, kata dia, ada prinsip dasar yang harus dijunjung tinggi oleh siapa pun, yakni harus siap menang dan juga harus siap kalah.

“Itu prinsip dasar dalam kontestasi demokrasi. Kami harus harus menghormati pilihan rakyat. Mereka telah menentukan pilihannya untuk menjadikan Jokowi – Kiai Ma’ruf sebagai presiden dan wakil presiden,” tandas dia. (tan/jpnn)

Sumber : JPNN

LEAVE A REPLY